BERAT VOLUME

Diposkan oleh Kuja Nextprogeneratiaon on Saturday, March 02, 2013


BERAT VOLUME

Landasan Teori

Kepadatan tanah adalah massa suatu objek per unit volume. Kepadatan tanah ada 2 macam yaitu Bulk Density/BD dan Partikel Density/PD. Bulk Density adalah petunjuk kepadatan tanah, makin padat suatu tanah semakin tinggi bulk densuty berarti makin sulit meneruskan air atau akar tanaman. Pada umumnya bulk density kurang dari 0.85 (S. Hardjowigeno, 1981).

Bahan organik lebih ringan daripada bahan mineral. Disamping itu bahan organik akan memperbesar pori tanah. Nilai Bulk Density akan lebih rendah dari bahan organik penyusun tanah tinggi karena bahan organik dapat memperkecil berat (S) tanah dan dapat memperbesar porositas tanah dan memiliki berat yang kecil dibanding dengan bahan mineral. Tanah dengan nilai bulk density yang kecil baik untuk lahan pertanian, sebab bulk density yang kecil bahan yang dikandungnya akan semakin besar sehingga akan menyebabkan aerasi dalam tanah tersebut menjadi lebih baik. Tanah yang memiliki bulk density tinggi atau besar mempunyai kandungan mineral yang banyak, namun porositasnya rendah, karena semakin tinggi nilai bulk density maka porositasnya akan semakin kurang (Pairunan, dkk.1985).

Partikel Density didefinisikan sebagai berat suatu volume kepadatan tanah, yang dimaksud dengan tanah disini volume tanah saja, jadi tidak termasuk volume ruang-ruang yang terdapat di diantara ruag partikel (ruang pori).

Partikel Density pada permukaan tanah

Tanah permukaan biasanya mempunyai kerapatan yang lebih kecil dari sub soil, karena berat bahan organik pada tanah permukaan lebih kecil dari pada berat benda padat tanah mineral dari subsoil, volume yang sama. Top soil banyak mengandung bahan organik sehingga Partikel Density-nya pun rendah. Walaupun demikian, perhitungan perhitungan secara garis besar tanah permukaan yang diolah dianggap mempunyai kerapatan butir kurang dari 2,65 gr/cm.

Particle Density berdasarkan fase padat tanah

Berat jenis butiran tanah adalah berat suatu volume fase padat tanah, biasanya dinyatakan gr/cm3. Berat jenis butiran ini beragam antara 2,6 2,7 gr/cm3 rata rata berat tanah mineral biasanya sebesar 2,67 gr/cm3 untuk kepentingan praktis sehingga menentukan nilai Partikel Density. Sebagai perbandingan antara tanah-tanah organik yang berat jenisnya jauh lebih kecil yaitu sekitas 0,5 0,8 gr/cm3. Didalam Tanah Juga terdapat Unsur Mikro dan Makro.

Daftar Pustaka
Agus D.K, Cahyono, Dewi Wulandari, Daryono Prehaten.2008.Petunjuk Praktikum Ilmu Tanah Hutan.Jurusan Budidaya Hutan.Fakultas Kehutanan UGM.Yogyakarta.
Hardjowigeno, S.1993.Klasifikasi Tanah dan Pedogenesi.Jakarta:Akademik Pressindo.
Soegiman.1982.Ilmu Tanah.Jakarta:PT.Bhrata:Karya Aksara.


{ 0 komentar... read them below or add one }

Post a Comment